Widgets

Urban Legend di Jepang

,

1.Teke Teke


Teke Teke (atau Tek-Tek), sebuah urban legend Jepang tentang hantu seorang wanita muda, kadang juga anak sekolah, yang jatuh ke jatuh ke ril kereta dan tubuhnya terpotong dua saat sebuah kereta lewat. Sekarang, arwahnya yang penasaran yang membawa sabit, berjalan dengan dua tangan atau sikutnya sambil menyeret badan bagian atasnya dengan tulangnnya yang bergesek dengan aspal yang menimbulkan suara ‘tek tek’. Jika bertemu seseorang, dia akan membelah orang itu menjadi dua tepat di badannya agar sama dengan dirinya.

Dulu, ada anak lelaki yang berjalan pulang di sekolahnya pada malam hari dan melihat gadis cantik di beranda jendela kelas dengan lengan menopang wajahnya. Mereka pun saling tersenyum. Anak itupun berfikir apa yang dilakukan gadis itu di sekolah si anak lelaki. Sebelum anak bertanya, wanita itu loncat dari jendela dan terlihat setengah badannya yag hilang. Merinding berdiri, anak lelalki itu membatu…tidak dapat berlari Teke-Teke memotongnya menjadi dua


2.Yuki Onna

Yuki Onna (Wanita salju), sesosok hantu dalam cerita rakyat Jepang. Dia selalu muncul di malam bersalju dengan penampakannya yang tinggi, cantik dengan rambut hitam panjang dan bibir pucat. Pucat wajah dan kulitnya membuat dia menyatu dengan baik dalam badai salju. Kadang ia memakai kimono putih, tapi legenda lain menggambarkannya tanpa baju sama sekali. Dia melayang-layang melalui tebalnya salju yang turun.

Menurut cerita, Yuki-onna muncul di hadapan para pengembara yang terjebak di badai salju dan meninggalkan korbannya membeku. Namun menurut cerita lain, Yuki-onna menculik anak-anak dan membawanya ketengah badai salju

3.Shirime


Shirime (“Mata anus”) adalah hantu Jepang yang aneh dengan letak mata tepat di anusnya.

Menurut cerita, pada jaman dahulu ada seorang Samurai berjalan di tengah malam di sebuah jalan menuju kota Ky?to, saat ia mendengar seorang memanggilnya untuk menunggunya. Ia pun menoleh dan berucap “Siapa disana?!”, dengan kagetnya ia menemukan seorang pria bugil dan menunjukkan pantatnya. Sebuah mata yang besar lalu membelalak tepat di anus pria bugil itu

4.Okiku

Okiku (Hantu Sumur). Dahulu kala, ada seorang pelayan bernama Okiku. Dia bekerja untuk seorang samurai, Aoyama Tessan. Okiku yang selalu menolak rayuan tuannya, dituduh mencuri sebuah piring emas berharga dari sepuluh milik piring yang ada keluarga Aoyama Tessan. Okiku bisa pun dihukum mati. Dalam kebingungannya, dia terus menghitung berulang-ulang sembilan piring emas yang ada. Sang samurai pun menawarkan bantuan jika Okiku mau menjadi kekasihnya, tapi ia pun menolaknya kembali. Kesal, Aoyama melempar Okiku ke dalam sumur hingga tewas.

Menurut cerita, hantu Okiku menjadi arwah penasaran dengan menyiksa pembunuhnya dengan memulai menghitung dari satu sampai sembilan lalu mengeluarkan lengkingan suara karena piring emas ke sepuluh yang hilang – atau menyiksa dirinya sendiri dan terus mencari piring emas ke sepuluh dan bergentayangan sambil menangis.

Orang Jepang takut untuk menanam bunga chrysanthemum di kebun mereka karena ini akan mengundang arwah Okiku and she would then start haunting them

5.Hanako-san


Hanako-san adalah urban legend di Jepang tentang sosok arwah yang merupakan arwah seorang siswa wanita yang bunuh diri karena terlalu banyak di-bully (dijahili teman sekolah). Dia selalu menghantui kamar mandi ketiga di kamar mandi siswa wanita, dengan membuka dan menutup pintuny dan menakuti siapapun yang masuk ke kamar mandi tersebut, mengetuk pintunya dan memanggil namanya. Penampakannya selalu bersosok wanita muda dengan rambut mengembang dan rok merah. Dengan mata merahnya yang menyala, tatapannya membuat bulu kuduk merinding.

Diapun dapat muncul jika kamu memanggil namanya. Jika kamu berjalan ke kamar mandi wanita pintu ke tiga dan mengetuk tiga kali lalu bertanya, “Apakah kamu di dalam, Hanako-san?” Akan ada jawaban, “Saya disini.” Jika kamu masuk ke dalam, kamu akan melihat seoarang gadis dengan rok merah sedang menunggumu

6.Kuchisake-onna

Kuchisake-onna (“Wanita dengan mulut robek”) dulunya adalah seorang wanita yang dimutilasi oleh suaminya sendiri yang cemburu dan menjadi arwah penasaran. Ia bergentayangan dengan menutup mulutnya dengan sebuah kipas tangan, atau kerah jaket, atau sebuah syal.

Wanita ini meneror anak-anak di malam hari. Dia akan menghentikan seorang anak dan bertanya, “Apaka saya cantik?” Jika anak itu menjawab tidak, maka ia akan dibunuh dengan menggunakan gunting yang dibawa wanita itu. Jika ia jawab iya, wanita ini akan membuka penutup mulutnya menunjukkan mulutnya yang robek dari kuping satu ke kuping yang lain, dan bertanya kembali “Walau seperti ini?”. Jika anak itu menjawab tidak,maka ia akan dimutilasi menjadi dua bagian. Jika ia jawab iya, wanita ini akan meerobek mulut si anak mirip dengan mulutnya.

Menurut cerita, ada beberapa cara untuk dapat melarikan diri dari Kuchisake Onna. Yang pertama adalah dengan menjawab iya berturut-turut sehingga membingungkannya dan kita dapat melarikan diri. Beberapa cerita menyarankan untuk dengan hanya menjawab “Kamu lumayan/ rata-rata.” Sehingga dirinya akan kebingungan

7.Nukekubi

Nukekubi adalah siluman menurut cerita rakyat di Jepang. Saat siang, Nukekubi tampak seperti manusia. Namun saat malam hari, kepala mereka dapat lepas dari lehernya dan terbang untuk mencari mangsa manusia. Kepala ini ini menyerang dengan cara berteriak, mendekat dan menggigit.

Menurut cerita, saat badan Nukekubi dalam posisi tanpa kepala, dipindahkan dari tempat semula dan membuat kepalanya terus mencari badannya sampai matahari terbit, maka nukekubi dapat mati.

Satu-satunya cara membedakan Nukekubi dari orang pada umumnya di siang hari adalah dengan melihat lingkar merah disekitar leher mereka akibat lepasnya kepala mereka saat malam hari. Walaupun bekas tanda ini mudah sekali disembunyikan oleh Nukekubi dengan kalung ataupun kerah baju

0 comments to “Urban Legend di Jepang”

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

17ten Info Copyright © 2011 | >